Aplikasi Kesehatan Digital untuk Ginjal, Bantu Skrining Awal agar Penyakit Tak Jadi Kronis

0 0
Read Time:3 Minute, 39 Second

designsuperstars.net, Jakarta – Pinggang adalah salah satu organ yang rentan. Jika Anda menderita penyakit, biaya perawatan akan membengkak karena Anda harus bolak -balik di rumah sakit. Untuk mencegah hal ini, AstraZeneca Indonesia berkolaborasi dengan dokter yang baik untuk merilis inisiatif terbaru dalam bentuk aplikasi kesehatan digital.

Direktur presiden Astraareca Indonesia Esra Erkomay mengatakan bahwa diagnosis dan intervensi mungkin lebih awal bahwa hal itu dapat membantu mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit. “Beban untuk penyakit ini meningkat seiring dengan peningkatan panggung dan komorbiditas dan diabetes dan gagal jantung,” katanya dalam rilis yang diterima oleh designsuperstars.net designsuperstars.net baru -baru ini.

Dia menyatakan bahwa modifikasi gaya hidup sangat penting untuk dibuat, karena diagnosis berasal dari awal. Program kesehatan digital telah dirilis untuk membantu dan mendorong lebih banyak orang Indonesia untuk membuat penyakit ginjal kronis. Dengan cara ini, deteksi dini dapat dilakukan dan membantu meningkatkan efisiensi pengobatan.

“Untuk dapat memberikan layanan berkualitas, kami mulai dengan memberikan” kontrol cuti, periksa penyakit ginjal Anda “. Di tautan ada sejumlah pertanyaan yang perlu diselesaikan oleh pasien. Dari respons pasien, dokter mungkin mengetahuinya Risiko Karena koleksi pertanyaan yang baik dapat memberikan diagnosis yang benar, kata VP untuk aktivitas medis oleh PT Teknologi Good Doctors, Dr. Ega Bonar Bastari.

Dia menambahkan bahwa deteksi dini harus diberikan bahwa penyakit ginjal kronis adalah penyakit diam. Artinya, penyakitnya tidak bergejala pada tahap awal, tetapi progresif. “Setelah itu, dokter akan merekomendasikan manajemen sesuai dengan kondisi pasien pada medis dan gaya hidup,” tambahnya.

Ketika ginjal adalah kerusakan struktural atau fungsional, fungsi filtrasi atau racun dalam tubuh akan berkurang. Kondisi ini mengacu pada penyakit ginjal kronis.

Penyakit ginjal kronis ini ditandai oleh kondisi progresif atau lebih buruk bahkan jika telah minum obat. Jika tidak diobati, penyakit ginjal kronis bisa menjadi gagal ginjal.

Pada tahap awal penyakit ini, gejala sering tidak memiliki gejala. Seseorang biasanya merasakan sakit setelah berada di tahap lanjut, yaitu empat atau lima langkah. Pada fase ini, pasien membutuhkan dialisis atau bahkan transplantasi ginjal yang benar -benar membutuhkan banyak uang.

Biaya perawatan untuk penyakit ini juga mahal. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Clinicoconomics and Research mengatakan bahwa pendanaan penyakit ginjal kronis berada di peringkat ke -2 BPJS Health sebagai pendanaan tertinggi. Menurut situs web Kementerian Kesehatan, negara saya, anggaran yang telah dihabiskan untuk membiayai penyakit ginjal kronis lebih dari Rp1,9 triliun.

 

Sebuah studi melakukan ekonomi klinis dan hasil penelitian dari enam rumah sakit di Indonesia selama 14 bulan (Oktober 2019 – Desember 2020) dan 582 sampel. Hasilnya menunjukkan biaya pengobatan ginjal kronis di Rp840.132.546 untuk hemodialisis, RP423.156.000 untuk pengukuran parah dan Rp792.155.000 untuk layanan penelitian.

Biaya perawatan ginjal kronis yang mahal ini juga terlihat dalam sebuah penelitian di negara -negara Asia yang diterbitkan di SpringerLink. Perawatan tahunan rata -rata untuk setiap tahun adalah $ 23.358 untuk hemodialisis dan USD 4.977 untuk manajemen penyakit.

Menurut data dari Laporan Institute for Metrics Health and Assessment (IHME) dari World Charger (GBD), penyakit ginjal kronis termasuk dalam sepuluh penyakit terbaik dan kematian yang lebih tinggi di Indonesia. Kematian karena penyakit ini mencapai lebih dari 42.000 orang per tahun, dan prevalensinya di Indonesia terus meningkat, tidak lebih dari 700 ribu orang yang didiagnosis dengan kondisi ini.

Berdasarkan Pemeriksaan Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023, adanya penyakit ginjal kronis didasarkan pada diagnosis dokter dalam populasi yang berusia ≥ 15 tahun adalah 0,18 persen. Sementara di seluruh dunia, menurut International Society of Nefrology, penyakit ginjal kronis sekarang menjadi penyebab kematian dan pertumbuhan tercepat di dunia ketiga dan diharapkan menjadi penyebab kematian kelima di dunia pada tahun 2040.

Gejala batu ginjal dapat bervariasi tergantung pada ukuran, lokasi, dan pergerakan saluran kemih. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali, terutama jika batu itu kecil. Tetapi ketika batu mulai bergerak atau menyumbat urin, gejala yang berbeda mungkin muncul. Berikut ini adalah gejala umum yang umumnya dialami pada batu ginjal: punggung bawah atau sisi bawah (ginjal) nyeri menyebar ke perut bagian bawah dan pangkal paha yang dilengkapi dengan intensitas yang berfluktuasi nyeri atau membakar sensasi selama urin buang air kecil berwarna merah muda, merah atau coklat ( Tanda darah dalam urin) Urin sering buram atau bau gelisah dan tiba -tiba sedikit urin dan sering mual dan muntah demam dan menggigil (jika terjadi infeksi)

Penting untuk diingat bahwa intensitas gejala tidak selalu cocok dengan ukuran batu. Kerikil kadang -kadang dapat menyebabkan nyeri yang parah, sementara batu -batu besar tidak dapat menyebabkan gejala sama sekali jika tidak mengganggu aliran urin.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
PAY4D jepang slot